Tampilkan postingan dengan label school of life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label school of life. Tampilkan semua postingan

0 WIN and LOSE.

Selasa, 03 Mei 2011

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang apa itu menang (win) dan lose (kalah) berdasarkan cara berfikir saya –pastinya. Artikel ini dibuat terinspirasi dari baik kemenangan maupun kekalahan yang saya dapat dari hasil pertandingan beladiri kempo yang sudah cukup lama saya geluti. Harapan setiap artikel yang saya buat, tak lain agar bisa menginspirasikan mereka-mereka yang memiliki keinginan kuat untuk  bersama-sama menjadi pribadi yang lebih baik dengan sharing satu sama lain.  Terima kasih.

Win (menang) dan lose (kalah). Dalam kehidupan ini, berlaku istilah reverse seperti itu. Yaa, dimana sisi yang mengalami kemenangan akan mendapatkan sebuah penghargaan, dan sisi yang kalah tak jarang diabaikan. Itulah fakta yang banyak terjadi –benar begitu kan ?. perlakuan yang diterima sangatlah kontras. Menang adalah segalanya, dengan menang, kamu akan mendapatkan banyak pujian, penghargaan, dan perlakuan istimewa itulah yang kebanyakan orang pikirkan tentang arti sebuah kemangan, padahal TIDAK SELALU. Kalah adalah sebuah gelar yang di berikan untuk orang-orang yang tidak kompeten, dan dalam hal ini, kamu akan mendapati dirimu malu, diabaikan, dan diremehkan, padahal TIDAK SELALU. 

Mindset. Itulah yang saya bisa katakan. Cara atau pola pikir seseorang sangat mempengaruhi bagaimana orang menilai sebuah masalah, dan dari sudut pandang yang bagaimana ia akan menyelesaikan masalah tersebut. Perlunya kita mengatur mindset pikiran positif, karena pikiran positif nantinya akan membawa kita pada ketenangan diri. Jarang orang memiliki gaya berpikir seperti ini. Kebanyakan orang memiliki gaya berpikir spontan –gaya berpikir berdasarkan paradigma kebanyakan orang. Think different people ! karena dengan begitu, tidak ada pihak yang dirugikan. Dalam hal menang dan kalah. 

Coba rubah perlahan mindset anda seperti berikut :
Menang adalah sebuah hadiah –biasa dosen softskill saya, ibu ira bilang sebagai bonus. Maka bersyukurlah. Dan kekalahan adalah sebuah pengalaman –dimana kita haruus membayar mhal sebuah pengalaman. Jadikan pelajaran untuk kedepannya. Manusia tidak akan mendapatkan sukses yang sesungguhnya jika belum mendapatkan banyak kekalahan.  

Di bawah ini Saya akan menjabarkan dari segi orang yang menang dan kalah juga orang yang melihat kemenangan dan kekalahan. Saya ambil contoh dari kehidupan yang saya alami.

WIN (MENANG)
Terlebih dahulu saya akan membahas dari sudut pandang orang yang melihat kemenangan.

DULU : saya melihat menang adalah segalanya. Menang itu juara. Menang itu hebat. Istimewa. Menang itu ‘waahh’. Begitulah singkatnya.

SEKARANG : menang , maka ucapkan alhamdulillah secukupnya.

CONCLUTION : saya sudah tidak lagi melihat menang sebagai sesuatu yang ‘wahh’ lagi. menang tidak perlu bertindak berlebihan –walaupun saya tahu bagaimana menggembirakannya sebuah kemenangan. cukup tersenyum..  that’s all.

sekarang saya akan membahas dari sudut pandang orang yang mendapat kemenangan.

DULU : sebagai orang yang mendapat kemenangan dimana saya merasa bahwa menang adalah segalanya, menang berarti saya hebat, menang berarti saya bisa, menang berarti saya kuat, menang berarti saya lebih dari orang lain, dan lain sebagainyaa  -silahkan anda menambahkan sesuai dengan apa yang anda pikirkan.

SEKARANG : win atau menang, adalah sebuah hadiah, sebuah bentuk kenikmatan –sementara yang tuhan berikan karena saya –mungkin karena sudah cukup berlatih,berusaha, berdo’a, dan lain sebagainya, entahlah, no one knows ?. yang pasti segala macam bentuk kenikmatan yang tuhan telah berikan harus disyukuri.

CONCLUTION : saya merasa lebih baik setelah berusaha merubah mindset saya akan arti sebuah kemenangan. Saya jadi tidak membebani diri saya untuk –harus selalu menjadi seorang pemenang agar bisa mendapatkan tepuk tangan yang meriah dan pujian-pujian yang menyenangkan hati.  Apalah artinya tepuk tangan yang meriah dan pujian-pujian sesaat yang hanya di lontarkan –terjadi, jika kita menjadi seorang pemenang. Saya mengerti rasanya mendapatkan ke2 hal yang akan kita dapatkan ketika menjadi seorang pemenang, lalu rasa bangga, rasa senang, bercampur aduk. Tapi disinilah kita perlu sangat berhati-hati untuk tidak terlalu memandang tinggi diri kita, karena TETAP, di atas langit masih ada langit. manusia kebanyakan mudah terbuai dengan kemenangan dan lupa bahwa kemenangan tersebut juga berasal dari kehendak tuhan . kun fayaa kun. Saya tidak lagi terlalu fokus untuk selalu menang, saya yang sekarang, cukup berusaha sebaik mungkin, memberikan yang saya bisa tanpa terlalu bergantung kepada kemenangan. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya. Kemenangan adalah sebuah hadiah –kenikmatan yang diberikan oleh tuhan. Maka bersyukurlah.

LOSE (KALAH)
dari sudut pandang orang yang melihat kekalahan

DULU : orang yang kalah tidak kompeten. Tidak ada yang bisa di banggakan, tidak menarik,dan lain sebagainya –bisa anda tambahkan sendiri.

SEKARANG : kalah bukan berarti tidak memiliki arti. Orang yang kalah adalah orang yang 1 langkah maju menuju kemenangan di kesempatan yang akan datang. Kalah merupakan pembelajaran. Tidak semua kalah adalah buruk. Tidak semua kalah terabaikan. Tahukah anda ?
Terakhir, dari sudut pandang orang yang mendapati kekalahan

DULU : ketika saya kalah, saya malu, saya minder, saya merasa tidak kompeten, saya tidak suka kekalahan. Kekalahan membuat saya terlihat rendah dan terabaikan. Yang saya dapati adalah kalimat-kalimat ketidakpuasan

SEKARANG : saya tidak merasa minder, malu, merasa tidak kompeten, merasa rendah dan lainnya.  Saya merasa tergerak untuk terus berusaha lebih baik karena saya yakin kekalahan adalah awal dari pencapaian yang kita inginkan. saya tergerak setelah mendengar salah satu acara di salah satu stasiun televisi yang membahas tentang kegagalan –kalah. Dikatakan bahwa ‘gagal lah sebanyak mungkin  karena kita tidak akan pernah tau kedepannya akan bagaimana’.

CONCLUTION : Saya yang sekarang bisa membuat sebuah seyuman ketika menghadapi kekalahan. Dalam kekalahan saya merasakan sebuah kemenangan. Yaa, kemenangan dari perasaan dan pemikiran negatif –yang saya yakin kerap kali muncul pada siapapun yang mengalami. seperti perasaan tidak semangat, lalu pemikiran negatif  bahwa orang akan memandang rendah. Padahal TIDAK SEMUA. Tidak ada gunanya berpikiran negatif, toh seminder apapun kita, se-tidak baiknya perasaan kita, tidak akan kekalahan berubah menjadi kemenangan. Memang  Bisa dikatakan mayoritas orang memang masih berpikiran  bahwa kalah itu seperti yang dulu saya pikirkan –nothing, tapi saya rasa itu adalah pemikiran orang kuno, pemikiran orang tidak maju. Hanya men-JUDGE  dari luarnya saja. Tuhan punya rencana lain. Itulah yang selalu saya jadikan patokan pemikiran dan kepercayaan  saya, tuhan itu maha adil, kita hanya perlu berusaha dan berusaha –sebaik mungkin, maka tuhan akan memberikan jalan yang terbaik untuk kita. That’s all .

Perlu diketahui ketika kita menang, ada perasaan bangga, sangat mudah untuk merasa bangga. Dan begitu kita terbuai dengan kemenangan, ketika kita mendapati kekalahan, mengeluhlah kita, yaa, karena terbiasa dengan kekalahan. Berbeda dengan orang yang kerap mendapati banyak kekalahan, ketika di hadapkan dengan sebuah kemenangan, iaa akan bersyukur.  Dari penjabaran ini, saya yakin anda sudah bisa menarik kesimpulannya.

Masihkah anda sampai sekarang berpikiran seperti orang kebanyakan ? sadarkah jika kita membalikkan posisi kita ? cobalah kita sebelum men-JUDGE  orang lain, baiknya posisikan diri kita pada posisi orang yang mau kita JUDGE. Jadi dengan begitu, kita bisa menghindari pemikiran negatif yang akan merugikan baik diri kita sendiri maupun orang lain. Intinya 1, selalu mencoba berpikir positif dalam segala hal. Maka kita akan menemukan kedamaian dalam diri kitaa.

Saya bertanya kembali kepada anda : 'Masihkah anda sekarang ingin menjadi orang yang seperti kebanyakan orang ?'.  Jadilah pribadi yang berbeda –unik.  That’s all.









0 The Broken Home

Jumat, 01 April 2011

The Broken Home. Rumah yang rusak atau hancur. Tidak, bukan itu yang saya akan bahas pada kesempatan kali ini – bukan kondisi rumah yang rusak atau hancur, namun situasi dan kondisi keluarga yang menempati rumah tersebut. saya yakin sejauh ini –secara garis besar anda sudah bisa menelaah apa yang akan saya tuangkan dalam tulisan ini. tapi tetap anda masih belum tau detail macam apa. Ter-ispirasi dari cerita seorang teman yang mengalami kekerasan dalam keluarganya, dan berbagai macam jenis perlakuan kurang layak yang ia dapat –yaa.. anak ‘broken home’, sebutan yang biasa orang –baik remaja maupun dewasa gunakan ketika bertemu dengan anak yang perilakunya kurang begitu baik. Saya yakin, sebenarnya bukan keinginan mereka untuk berperilaku kurang –bahkan tidak baik, tapi karena mereka diperlakukan tidak baik oleh salah satu –atau semua anggota keluarganya-lah maka ia menjadi seperti itu. Semacam timbal balik. Ketika seseorang diperlakukan tidak layak, maka ia-pun akan memperlakukan orang tidak layak. Kerap sekali kita menemukan fenomena timbal balik seperti itu.

Dalam sebuah keluarga, terdiri dari ayah, ibu, kakak, adik, dsbg. Tercipta sebuah kondisi dimana jika semua bagian dari keluarga saling bahu-membahu membina keluarga yang baik, sehat dan sejahterah, juga memiliki rasa kasih sayang, saling menghormati, saling tolong-menolong, maka akan tercipta sebuah keharmonisan. Dan sebaliknya, ketidak harmonis-an terjadi jika salah satu atau sebagian dari bagian keluarga itu tidak memainkan apa yang semestinya –entah itu ayah, ibu, kakak, adik. Mainkan dalam perannya.  

Misal . ketika seorang ayah tidak lagi menjadi tulang punggung keluarga, ketika seorang ibu tidak lagi berada dirumah untuk menjaga –mendidik anak, ketika seorang kakak tidak lagi menjadi contoh baik untuk seorang adik, dan ketika seorang adik tidak lagi memiliki seorang pembimbing. Terbayangkah apa yang sekiranya akan terjadi ?. ayah yang menjadi pengangguran dan bingung memikirkan bagaimana cara menghidupi anggota keluarganya. Ibu yang menjadi seorang wanita karir dan jarang sekali berada dirumah –menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaannya, Sedangkan pekerjaan dirumah di kerjakan oleh pembantu yang pagi datang sore sudah pulang. Kakak yang tidak mematuhi apa yang orangtua katakan, silau akan gemerlapnya kehidupan metropolitan, pemikiran yang berubah menjadi seorang idealis. Adik yang tidak lagi diperhatikan oleh seorang ibu karena sibuk bekerja, tidak lagi dipedulikan pergaulannya, dan mudah terpengaruh. Dan lain sebagainya. 

Terbesit sepele, namun hal-hal kecil yang diabaikan justru akan sangat berpengaruh nantinya –sedikit sedikit lama-lama akan menjadi bukit. Pepatah itu saya rasa sekarang tidak lagi berlaku hanya untuk 1 arti, tapi banyak arti. Sedikit-sedikit “ahh, gapapaa” begitu katanya, lalu “yaudaah gapapaa, sepelee” begitu katanya lagi. ‘Tidak apa-apa’ ? begitu ?,
ketika seorang anak pulang malam tanpa memberitahukan kemana ia pergi, misal karena biasanya ibunya pulang larut –tidak apa-apa ?
ketika seorang anak dibawah umur mengucapkan kata yang semestiya tidak diucapkan anak seumurnya, misal karena ia mendapati kakaknya pernah mengucapkannya –tidak apa-apa ?
ketika seorang anak ketahuan merokok, misal karena ia penasaran bagaimana rasanya merokok setelah melihat ayahnya sendiri merokok –tidak apa-apa ?
ketika seorang anak kabur dari rumah, misal karena ia tidak betah dengan perlakuan orangtua –tidak apa-apa ?

Keempat kasus diatas ada yang terkesan biasa dan ada yang terkesan ‘wah’. Apapun kesan yang dicerminkan kasus-kasus di atas jika biasa diabaikan, akan menjadi sbuah kebiasaan nantinya –habbit. Yang mana untuk merubah habbit tersebut, dibutuhkan kerjasama peran-peran yang terkait dan waktu yang tidak sebentar. Apa hal tersebut bisa dibenarkan kapanpun kita mau ? TIDAK, kita bahkan tidak tahu kapan kita akan mati, entah 1 jam kemudian, 1 hari, 1 bulan, bahkan 1 tahun. Ketika terjadi sebuah ketidak-benaran, benahi saat itu juga selama kita masih bisa merasakan degup jantung kita. Maka kita akan dapati ketenangan dalam hidup.

Saya akan mengambil salah satu contoh kasus yang bisa anda pikirkan dengan sebaik-baiknya dan mengambil hikmah baik dari cerita ini. perlu diketahui, cerita ini real –nyata tanpa dilebihkan atau dikurangi. Karena kehidupan ini lebih keras dari apa yang orang kebanyakan pikirkan, bukan lagi cerita dengan aksen ‘misalkan’. saya memilih cerita ini –yang saya rasa sangat memprihatinkan daripada yang lain. sebagai bentuk dedikasi kepada teman saya agar ia bisa terus berjuang menggapai ’indahnya hari esok’, agar bagaimanapun buruknya situasi dan kondisi, masih bisa tetap bersyukur karena –sayapun yakin di luar sana, ia tidak sendirian. banyak orang mengalami hal yang sama, atau bahkan lebih.

Suatu hari, saya mendapati ponsel saya berbunyi, dari seorang teman perempuan –sebut saja tessa. Terdengar isak tangis disebrang sana. Segera saya menanyakan apa yang terjadi. Sambil terisak ia mulai menceritakan perihal jawaban dari pertanyaan saya. Ia mengatakan bahwa ia dipukuli ayahnya dan ia tak tahan dengan rasa sakitnya. Sesaat saya kaget dan tak terbayangkan seperti apa luka yang ia dapat. Saya menyuruh ia menenangkan diri, because to be truth, saya kurang begitu jelas dengan cerita detailnya perihal ia berbicara sambil menangis. Akhirnya kami memutuskan untuk bertemu keesokan harinya. Dan seperti yang saya takutkan, begitu bertemu, saya langsung tertuju pada luka lebam di matanyaa. Begitu mencolok sampai tidak bisa disembunyikan. 


to be continued..
sorry for inconvenience :)

0 arti dari sebuah kepercayaan

Jumat, 04 Maret 2011

apa itu 'kepercayaan' ? 

keingintahuan arti dari kata itu, segera saya cari di google dan salah satunya bertuliskan : 

"kepercayaan adalah sebuah harapan dan keyakinan 
(akan kejujuran,kebaikan, dsbg)"

sebelumnya, saya ingin memberitahukan alasan kenapa saya menulis artikel ini. tak lain untuk berbagi pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman tentang arti dari sebuah kata kepercayaan. terlihat simpel sarat akan makna. 

kepercayaan merupakan sebuah amanah yang diberikan orang lain kepada kita (yang diberi kepercayaan), dimana amanah ini menunjukkan bahwa hal ini tidak sepele -seperti kutipan arti di atas bahwa kepercayaan adalah sebuah harapan dan keyakinan, yaa, harapan bahwa segala macam bentuk hal yang melibatkan kepercayaan dijaga baik, juga keyakinan bahwa orang yang diberikan kepercayaan tidak merugikan pihak manapun.

tak jarang orang menganggap sepele arti dari sebuah kepercayaan. saya yakin banyak orang -berapapun usianya, pernah mengalami hal dimana ia dirugikan ketika orang tidak lagi memikirkan -menganggap sepele tentang sebuah kepercayaan. 

contoh nyata :  dimana ketika anda merasa percaya dengan oranglain dan dengan lugasnya menceritakan hal-hal pribadi yang bersifat privasi kepada orang tersebut, namun suatu ketika, anda tahu bahwa cerita yang anda ceritakan -dengan keyakinan untuk tetap bisa percaya juga harapan bahwa orang yang diceritakan mengerti hal itu pribadi dan bersifat privasi. ludas seketika begitu anda tahu bahwa hal yang anda ceritakan bukan lagi berstatus privasi, namun telah berstatus umum.

pertanyaan : bagaimana perasaan anda ?
jawaban : enough !  -begitukah ?

saya menjunjung tinggi arti dari sebuah kepercayaan, banyak orang yang saya percaya, akan tetapi satu hal yang saya herankan, mengapa orang yang saya berikan kepercayaan dengan spontannya -sambil tertawa membeberkan -cerita yang saya percayakan ? saya berfikir, ini yang salah siapa ? apakah saya ? atau mereka ?

kalau saya salah, mungkin ya, saya salah karena tidak berfikir matang ketika membagi hal yang saya anggap perlu saya bagi dengan 'dia' tapi tidak untuk umum pastinya.
kalau mereka salah, mungkin ya, mereka salah karena telah menyia-nyiakan kepercayaan yang telah saya berikan, karena saya kurang begitu suka dengan orang yang tidak memegang teguh kepercayaan yang telah diberikan. 

SERING saya berifikir untuk terus percaya sebanyak apapun orang menyia-nyiakan kepercayaan saya, SELALU saya berikan kesempatan untuk siapapun yang terlibat merenungkan kesalahannya. tapi apa ? KEMBALI TERULANG. lagi.. dan lagi.. tak habis pikir kenapa ?? 

arti dari sebuah kepercayaan begitu besar. bagi saya, orang yang menganggap hal tersebut sepele adalah orang yang tidak menghargai oranglain, tidak memiliki rasa hormat, tidak memikirkan perasaan oranglain dan beranggapan kalau semua akan baik-baik saja kalaupun orang tersebut membeberkan kepercayaan orang yang bersangkutan. padahal TIDAK SAMASEKALI.  

rasanya SAKIT, yaa, sakit ketika tahu bahwa kita tidak cukup pintar memilih orang yang dapat diberi kepercayaan. pertanyaan yang terlintas di benak saya tidak jauh dari 'haruskah saya kembali percaya ?' . jawabannya bisa YA dan TIDAK.  dilihat dari perkembangan orang yang bersangkutan. 

karena itu. janganlah menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kepada orang lain, apapun bentuknya, jagalah kepercayaan itu, karena ketika seseorang menaruh kepercayaan kepada kita, itu menandakan bahwa orang tersebut menghormati dan menghargai kita -terbukti dari bersedianya dia membagi (misalkan) pengalaman pribadinya dengan sebuah harapan dan keyakinan yang baik kepada kita, sebagai orang yang diberi kepercayaan -amanah.  orang yang tidak bisa menjaga kepercayaan yang diberikan adalah orang yang merugikan -berkhianat. kepercayaan adalah sebuah anugerah, lebih baik menolak anugerah tersebut jika kita belum cukup bisa -berani menerima anugerah itu. 

bukan hal yang sepele bukan ? coba pikirkan kembali untuk siapapun anda yang membaca artikel ini.  termasuk orang yang bagaimanakah anda ? ingin menjadi orang yang bagaimanakah anda ? selalulah mencoba membayangkan diri anda  berada disisi terbalik dari koin -dalam sekolah kehidupan ini. hormatilah oranglain sebelum anda ingin dihormati. berlaku juga untuk hal lainnya.



best regards,
thank you for reading
hopefully you can be better than before after reading this
:)

0 kamis, 10 juni 2010 . tak selalu terasa manis

Minggu, 13 Februari 2011
iseng buka notes di facebook and ga sengaja banget gue nemuin cerita lama ini.. jadi, kenapa ga di posting di blog juga pikir gue.. heheehee. langsung aja check this out !

pagi ini cuaca cerah, ga panas juga ga mendung, penyanyi dangdut ga-tau-itu-siapa bilang "yang sedangsedang sajaa~"  –gue  bakal terkesima buat orang yang bisa baca dengan nada yang tepat ! haha.

hari ini ada uas MATE (baca: TERKUTUK) di kampus, jadi, brangkatlah g
ue menuju stasiun kereta BOGOR.

--> ibu kartini b
ilang habis gelap terbitlah terang tapi seorang azul bilang habis manis jadilah sepet (ihh, apaa sihh ??? hehehe :P)

dan
disinilah tragedi kamis, 10 juni 2010.
#CAUTION : LAUGH-ACHE . demi menjaga kesehatan anda, sebaiknya anda didampingi orang lain saat membaca kisah bodoh ini.

bermula dari hal2 manis :
1. sampe stasiun, beli tiket, dan voilaa ! kereta langsung ada, udah gitu langsung dapet tempat duduk pula ! wew, no coment ! terharu saya ! hiks.. –karena  berdasarkan pengalaman, biasanya gue END UP  ketinggalan kereta or ga dapet duduk, malangnya nasibb..

2. udah gitu di kereta ketemu sahabat baik gue yang kebetulan udah lama ga ngobrol, saking asiknya ga krasa udah sampe stasiun tujuan lagi, POCIN..


3. sampai kampus dalam keadaan sehat selamat sentosaa ga telat.

4
. bagian tes UAS sepertinya ga perlu di bahas deeh, gue bakal merasa tersanjung kalo ada yg bs mengerti hubungan antara GUE dan MATE yang COMPLICATED ! taulah.. hahah

--> okeh, lanjut.. gue balik ke bogor naek kereta lagi dan disinilah insiden dimana rasanya mkn chunkybar bisa jadi kaya rasanya minum parem kocok –gue sih gatau rasanya kaya gimana, tapi yang udah pernah ngerasain pasti tau lah ! hahaha.


1. bermula (lagi) dari pikiran gue tentang karcis kereta teralihkan karena lagi nelpon sohib tercinta (baca : KUNTI). kereta dateng dan dengan polosnya gue naek, daann begitu naek, gue langsung di hadepin sama seseorang berbaju biru bukannya jadi LOVE AT THE FIRST SIGHT mata gue malah terbelalak mengingat KARCIS tercinta entah dimana karena orang berbaju biru itu tak lain dan tak bukan adalah PETUGAS KARCIS ! dengan sigapnya gue langsung cek tas gue setiap bagian2nya n NIHIL ! (
*tampang sok cool)

g
ue bengong dan ngomong sendiri dalem hati : "KARCISNYA GA ADA !!! HA?! HA!? HADOHH!!! GIMANA ENE ??!!"

-->si baju biru (baca:petugas) uda ngeliatin g
elagat gue yg mencurigakan ! –berdasarkan insting gue sih gitu.. OKEH. gue diem dan usaha selanjutnya adalah gue berusaha nerawang.. (baca : bengong)

--> lagi asiknya ngehayal jadi orang autis –perasaan tadi nerawang kan yah ? hemm, sama aja dah.. khayalan gue buyar seketika, sadar ada orang yang berdiri di depan gue dan bilang "Karcis mba ??". okeh, itu si baju biru.
Sekali lagi si BAJU BIRU. OKEH –Dari tadi itu sebenarnya inilah yang paling gue tungguu. Gue senyum. "MAMPUSS !!!!! OH,, TERIMAKASIH BANYAK !!".

-->g
ue berusaha tersenyum manis (lagi) sama si baju biru dan (berlagak tenang) nyari karcis di tas juga –padahal  secara sadar, hal itu udah gue lakuin tadi.. formalitas lah.. hahaha. Masi bisa ajaa gue ketawa.. ckckck
oiah, perlu diketahui, itu gue juga dalam keadaan MASIH nelpon KUNTI..
kantong
gue : " ... " (bengong)
baju biru : " ? " (tampang sok ganteng, hihh !)
gue : "maaf pak, kayaknya karcis saya jatoh deh.." (tampang melass minta cowo ganteng.. LHO?!)
baju biru : "kalau gitu mbak bisa turun di depok, beli lagi tiketnya atau kalo mau sampai bogor, mbak kena karcis suplisi dan bayar 10.000.." (baju biru senyum, sekali lagi.. DIA SENYUM !!!)

--> SENYUM-MU MEMBUNUHKU !!!


gue : "oyaudah pak, saya turun dibogor, pake karcis 10.000 ajaa.." (ikutan senyum)

baju biru : "tunggu ya mba," (baju biru hengkang dari hadapan gue, pergi ke gerbong lain)
gue : "iaa" (sambil senyum) . Okehh, KESEMPATAN BUAT KABUURR !!!! taapii KEMANAA !??

--> orang2 ngeliatin gue.. (weww, jadi enak diliatin..
 gue pasang tampang SANTAI dan gue liat balik orang yang ngeliatin gue, hahahah)

--> baju biru dateng bawa baju biru
lain yang lumayan –heheh. asiikk ! mau dikenaliin ni guee. Okeh, ternyata GAK. Si baju biru lain ngasiin kertas yang ada tulisan GEDE :
KARCIS SUPLISI
RP. 10.000
diusahakan anda membeli karcis pada loket agar tidak terkena karcis suplisi ini


--> and u know what ? ukuran karcis itu
GEDE ! 2x LIPAT dari karcis yg biasa !! –sayang blum sempet gue foto biar pada tau itu karcis uda kayak POSTER !

d
engan sangat berat hati, gue kasih duit 10.000 ke si baju biru lain –hiks.. nangis dalem hati..
beberapa menit kemudian –ga nyampe 5 menit, kelar telpon2nan, masukin hp ke tas dan cek dompet (takut ga ad ongkos lagi)
daaann... para pemirsa !!

VOILA ! KARCIS (y
ag tadi gue cariiin) TERPAMPANG JELAS DI TEMPAT FOTO DI DOMPETT !!!!!!

gw : "..." (diem, mata terbelalak)

gw : "..." (masi diem, mata uda ga terbelalak)
gw : "..." (masi jg diem, n meringis dalem hati.. hikss, 10.000... hiks.. come back~)

--> s baju biru lewat


gw : "..." (mikir buat ngejar si baju biru and ngembaliin karcisnya)


--> tapi gue ngurungin niat lantaran gue yakin gue cuma akan terlihat idiot kalo hal kaya gini gue lakuin :


gw : (nyamperin s baju biru )

gw : "eh pak, mas, bang, karcisnya ketemu ding ! ehehehe.. ada di dompet saya ternyata ! duit 10.000 saya balikin doong !"

--> dengan terpaksa g
ue cuma bisa kembali menghayal.. (baca : DIEM)

15.00
sampailah gue di bogor tercinta (HALAH !)
tragedy yang amat menakjubkan belum cukup sampai disitu ternyataa..

2. tujuan selanjutnya adalah GOR PAJAJARAN buat latihan kempo..
sampe di GOR, ade gue yang ikutan udah nungguwin gue buat ngasiin baju latihan –berhubung gue dari kampus dan ade gue dari hum, jadi dibawain coz latihan dimulai jam 15.30 .

VOILAA ! yang dibawa sama ade gue adalah baju latihan ade gw (yg lain) yg masi SD
. Sekali lagi SD ! SO, OTOMATIS itu KEKECILAN !! bajunya jadi ngepas dan celananya NGATUNG !! sedengkul malah ! BAGUS !

g
ue : "..., OKEH, MANIS SEKALI !" (senyum ga niat)

--> ALHASIL gue latihan PAKE CELANA JINS KAYA ORANG TOLOL !! ckckck. cobaan ADA AJA
..

senpai (baca : guru) : "ko
k kamu pake jins sih tik ??"
gw : "hehe.. ini nih bocah salah bawain baju !" –cecengiran sambil nunjuk ade gue yang tampangnya WATADOS alias WAjah TAnpa DOSa dan ikut cecengiran !
senpai : "duh, ada ada aja deh kamu !" (tampang geli sekaligus pasrah liat kelakuan gue)

17.30
. latihan kelar

3. m
au pulang uda ni langsung aja gue naek angkot 07, duduk manis sambil liatin jalanan bogor yang gitugitu aja.. sampai kemanisan duduk gue terganggu lantaran ada keanehan sama jalan yang lagi dilewatin angkot yang gue naikin.

gue : "..." (mikir, loh ? loh ? kok ??!)

gue : "..." (liatin ade gue dan bisikbisik)
gue : "heh, kamu uda pernah naek angkot ini belum sih ?"
ade gue : "gatau ! kan disuruhnya kalo ga naek 08 biru naek 07 putih!"
gue : "loh, minggu lalu lu naek angot ini kan ?!"
ade gue : "..." (diem sambil liatin jalanan)
gue : "..." (terkesima, eh, salah, bengong ding !)

--> pertanyaan itu terlontar karena g
ue biasa pulang pergi latihan itu di anter jemput, tapi karena nyokap berhalangan buat jemput, jadilah gue dan ade gue naek angkot.. dan minggu lalu ade gue pernah pulang sendiri naek angot 07, makanya gue nanya dia buat mastiin karena miggu lalu gue ga latihan, jadi ini kali pertama gueitu loh !) naek angot 07 (g
--> angkot muter ke daerah yang seinget gue pernah gue laluin pas nganterin temen yang rumahnya disitu, mari kita sebut, BOJONG GEDE !! –yang ngerti pasti nyadar posisi gue dimana..

gue : kiri bang ! (tanpa basabasi kalimat itu terlontar gitu aja dari mulut gue)
gue, ade gue, turun, terus jalan ke arah jalan raya besar (underpass itu loh ! orang bogor pasti tau ! hahaha)

g
ue : "heh, kita tu salah angkot tau !!"
ade gue : "emang.."
gue : "KOK LU GABILANG DARITADI SIH !???"
ade gue : "kan tdi gue uda bilang angkotnya itu yang 07 putih ! tapi lu asal naek gitu aja ! yaudah gue ikutan naek.."
gue : "..." (mikiirr..)

--> jadi ternyata para pemirsa ! harusnya itu, gue naek 07putih tujuan wr. jambu, tpi gue malah naek 07ijo yang tujuannya KE BOJONG GEDE !! NGAPAIN COBA??!!
hiihh, zul.. zul.. jadi sedikit ngerti napa ade gue tadi cuma bisa diem aja.. hahahha. Masi bisaa aja ketawa..

sampe di jalan besar, g
ue clingak-clinguk berharap ada angkot yang gue kenal tujuannya ! dan tratatatt.. ada angkot 09 yang memang gue tau itu angkot ngelewatin daerah hum gue.. (sempet bingung juga sih kenapa itu angkot bisa ampe situ jalur operasinya ! hahaha)

g
ue : "ini angkot kemana bang ?" (dengan polosnya gue nanya gitu ke si abangnya dan itu merupakan pertanyaan bodoh..)
abang angkot : "ke sukasari neng, emang neng mau kemana ?"
gue : "ga ke warung jambu ya bang ?"
abang angkot : " ya sukasari - warung jambu neng !"

--> tanpa babibu, aiueo,
doremi, gue dan ade gue naek itu angkot..

tuk
ang angkot : "duh, neng, masa anak karate nyasar sih ! hahaha " .

--> g
ue senyum. dalem hati cuma bisa ngedumel : "TERIMAKASIH BANYAK BANG !"

gue : "yah, bang, sekali kali nyasar gapapalahh, ha ha" (senyum gajelas)


si abang angkot bilang gitu karena gue dan ade gue masi pake celana latihannya, ngomong2, si abang angkotnya pinter yah bisa nyimpulin bner ! hahah,,


1 hal yang gue sadari, orang bogor bakal ngetawain gue lantaran GUE ORANG BOGOR tapi masih BISA-BISANYA GUE NYASAR DI BOGOR !!
 gue cuma bisa berdecak.. hahahaah. Masih bisa aja ketawa (lagi) !


s
ekian kisah manis gue pada kamis, 10 juni 2010.

TERIMAKASIH banyak untuk semua orang yang terlibat di dalamnya

THE END.